hem.. mereka gak menyesatkan, mereka mengingatkan kita bahwa jika kita tidak memupuk ke arifan sejak dini. maka susah untuk kita mencapai kesempurna'an dan menetap di surga.
Jum'at, 13 April lalu , FO THANG di gatot subroto mengadakan sidang darma. tujuan nya memberi kita pembelajaran tentang asal muasal roh / jiwa kita.
wah aku sih gak begitu paha dengan TAO, ya kemarin tante aku (yg udah mengabdi lama) ngajak ikut sidang darma. memang bukan yang pertama kali...
tapi udah tau pasti bakal : pantat kesemutan, pegel, capek, ama ngantuk berat.
awalnya ingin bikin alasan, tapi di pikir.... bumi udah agak kacau, gak ada susahnya mendengarkan bimbingan tentang Tuhan.
wah tiga hari men. ( - . -) beneran dah pegel, kiap, lapar, banyaak amet deh kalau manusia mengeluh.
tapi aku beruntung llo, soalnya ada tamu dari taiwan yang udah di undang dari 6 tahun yang lalu, sekarang ada waktu untuk ke Bali.
Banyak cerita.. dari hari pertama, hari kedua, sampai hari terakhir... dan tulangku terasa remuk.
Ada kesaksian yang aku inget. aku cerita'in ya.
Ada seorang umat, ia dahulu nikah di usia muda (19thn) dia di jodohkan orang tua'nya. Ibu mertuanya adalah orang yang telah lama membina diri dalam wadah keTuhan'an atau TAO.
Di rumah suaminya, ia tinggal juga sama istri adiknya. Mereka selalu berganti'an memasak.
Suatu hari saat ayam-ayam yang mereka ternakan sakit, dan saat itu giliran umat itu memasak. Karna semua ayam sakit maka semuanya di SEMBELIH. Lalu ke'esokannya
Ibu mertunya berkata : " kenapa in ayamnya kok warna-warni gini, kenapa kamu warnai semua nanti mereka mati. "
dalamm hati umat berpikir, di sana sudah tidak ada ayam, lalu berkata
Umat : " ayamnya sudah ku sembelih, di sini tak ada satu ekor pun ayam bu "
Umat : " ayamnya sudah ku sembelih, di sini tak ada satu ekor pun ayam bu "
ibu mertua : " Kenapa kamu sembelih, ? ayoo ayoo kamu harus cu tao (memohon jalan keTuhan'an)
Umat : " Memang ibu sudah pernah melihat Neraka / Surga? memang ibu sudah pernah merasakannya?
Ibu mertuanya hanya bisa diam.
tiga kali orang menawarinya untuk cu TAO. tapi ketiganya di jawab dengan pernyata'an yang sama.
sampai untuk ke empat kalinya ,ia menjawab hal yang sama.
Lalu ketika ia tidur malamnya, ia bermimpi. Ada sosok seperti CHI KUNG LAO SE ( guru penyelamat umat) mengajak ia pergi ke NERAKA.
Saat akan menuju ke sana kan kita harus melewati jembatan apa itu namanya aku lupa. di sana ada penjaga.
Yang pertama Kepalanya SAPI badannya manusia, yang ke dua kepalanya KUDA badannya manusia.
Di bawah jembatan ada ular-ular yang sangat BESAR dan kelaparan dengan mulut menga'nga terbuka lebar.
yang sapi menjaga di depan jembatan dan yang berkepala kuda di belakang jembatan mereka berdua sama-sama membawa TRISULA, dan ada orang yang entah apa dosanya.
Dengan sigap yang berkepala KUDA menancapkan trisula pada orang itu dan melemparkannya pada ular di bawah jembatan, dengan lahap ular itu memakannya.
Lalu di ujung ada 2 orang lagi. yang satu di suruh memegang pipa besi panas dan si kepala kuda menekannya dari belakang ... agar badannya erkena besi panas itu.. si umat sangaat takut, lalu karna LAO SE tak tega maka umat di suru pulang melalui jalan kecil yang khusus. Jalan itu amat gelap tak ada cahaya, hingga di ujung nya ada cahaya dan sosok yang gagah . namun baru sampai leher saja ia melihat sosok itu ia bagun. Umat itu bergegas encari ibu mertuanya dan meminta agar ia bisa memohon jalan ketuhanan.
Banyak hal deh.. kalo ikut sendiri mungkin akan lebih mudah paham ( - n - ) aku gak bisa mengisahkan secara menarik :D
sekian..
nb: Menu Vegetariannya enaak.. dan yang paling MUANTEP hari ketiga :] enaaknya ... terima kasi fu mama.. tjen chen tjuan she :]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar